Search

mooibandoeng

Senantiasa Belajar Kenal dan Cinta Kota Bandung

Tag

Holle

Kropak 632

image

Hana nguni hana mangke
tan hana nguni tan hana mangke
aya ma beuheula aya tu ayeuna
hanteu ma beuheula hanteu tu ayeuna
hana tunggak hana watang
tan hana tunggak tan hana watang
hana ma tunggulna aya tu catangna.

Ada dahulu ada sekarang
bila tidak ada dahulu tidak akan ada sekarang
karena ada masa silam maka ada masa kini
bila tidak ada masa silam tidak akan ada masa kini
ada tonggak tentu ada batang
bila tidak ada tonggak tidak akan ada batang
bila ada tunggulnya tentu ada catangnya.

Kropak 632 dari Kabuyutan Ciburuy.
______________________

Dua baris dari lembar kelima ini sudah lama juga dikutip jadi moto kegiatan2 @KomunitasAleut selama ini: “Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke”.

Continue reading “Kropak 632”

Advertisements

Risa Sarasvati

12407386_169607003406356_736641379_n

Namanya Risa Sarasvati, penyanyi dan penulis novel bertema mistis. Risa bersama dua rekannya tak ketinggalan mengikuti Tour Preangerplanters ke Garut-Cikajang pada tanggal 17 Januari 2016 lalu. Pada saat pembukaan, Risa bercerita kebetulan saat ini sedang membaca buku “Sang Juragan Teh” dan punya keinginan untuk melihat jejak-jejak para pengusaha teh Priangan tempo dulu itu langsung ke lokasinya. Lalu berangkatlah Risa Sarasvati dkk.

Risa tidak banyak bicara, hanya sesekali membuat foto2, dan cenderung dapat menghilang tak terperhatikan. Di bagian akhir perjalanan, baru saya tahu dari ceritanya sendiri, Risa “dapat melihat” yang tak terlihat. Mungkin karena itu Risa sibuk dengan dunianya.

Saat ini Risa sedang dalam proses menulis novel ke-7 dengan tokoh bernama Peter entah siapa untuk buku “Peter”. Peter mungkin seseorang yang masa hidupnya antara 1873- 1918 sesuai dengan periode yang diceritakan dalam novel “Sang Juragan Teh” karya Hella S. Haasse.

Saya rasa Risa sudah melihat cukup banyak yang tak terlihat saat berada di Cisaruni, Cikajang. Semoga dapatkan inspirasi segar. Yang jelas, saya yang dapat beberapa inspirasi untuk kegiatan berikutnya, mungkin dapat dijalankan bersama.

Jalur Rel Cimurah

12558699_1637758143154997_1247552524_n

Pemandangan dari samping Rumah Bambu Cimurah, persawahan luas, sebuah kampung, dan gunung yang tertutup awan. Seorang rekan penggemar kereta api yang penasaran oleh perhitungannya sendiri, berjalan jauh ke arah kampung dan berhasil menemukan jejak rel kereta api. Ternyata memang pernah ada jalur kereta api di situ, jurusan Garut-Cibatu yang sudah tidak beroperasi sejak tahun 1983.

 

Cimurah, Garut

12534112_432399326964972_454091360_n

Salah satu sudut Bamboo House di Cimurah, Garut, yang akan dikunjungi dalam tour Riwayat Preangerplanters, Minggu, 17 Januari 2016.

Di dalam komplek rumah ini terdapat banyak pohon yang menyejukkan, bale2, pawon, hawu, saung2 bilik, yang dibuat secara sederhana tapi dengan semangat yang patut dipuji.
Berbagai kliping foto dan tulisan menarik seputar Preangerplanters ditempel di sana-sini, termasuk beberapa kunjungan dari para keturunan Preangerplanters yang sampai sekarang masih sering datang bernostalgia, atau ziarah, sampai untuk keperluan menulis buku2 seputar perkebunan teh tempo dulu.

 

Cikuray

12547142_1677963192460132_1131282353_n

Gunung Cikuray, 2.812 mdpl, di Kabupaten Garut. Di sekeliling lerengnya berdiri perusahaan2 perkebunan sejak masa Hindia Belanda, salah satunya merupakan milik Karel Frederik Holle yang sebelumnya menjadi administratur Perkebunan Teh Cikajang.

Kegiatan KF Holle di Cikuray tidak hanya berhubungan dengan teh, tapi juga dengan naskah2 Sunda kuno dan sebuah peta kuno yang dibicarakannya dalam tulisan “De Kaart van Tjiela of Timbanganten”. Peta kuno ini tergambar pada sehelai kain boeh dan diperkirakan berasal dari akhir abad ke-16. Isinya menggambarkan nama2 tempat, sungai, dan gunung di Jawa Barat yang ditulis dalam aksara Sunda.

Nama pada lokasi Jakarta sekarang disebut dengan Nusa Kalapa dan di sebelah selatannya terletak kota Pajajaran, di antara Ciliwung dan Cisadane.

Untunglah Holle sempat menyalin isi peta asli dan menambahkan beberapa keterangan lain, juga dengan huruf Sunda, karena ternyata pada tahun 1975 peta aslinya diketahui telah hilang. Yang masih tersisa sekarang ini hanyalah salinan oleh Holle itu saja.

Monumen Holle

12543095_1000156333379878_564770357_n

Ukiran kepala Karel Frederik Holle karya Pauline Blelaerts van Blokland-Kraijenhoff yang terdapat di dalam Kebun Teh Giri Awas. KF Holle adalah Administratur Perkebunan Teh Cikajang (1856-1862) dan administratur Kebun Teh Garut (1866-1889).

Di luar bidang bidang perkebunan, Holle banyak menulis masalah bahasa dan kebudayaan Sunda, menulis buku2 tentang pertanian yang kemudian diajarkannya sendiri sambil berkeliling menemui masyarakat, dan membuka sekolah pendidikan guru di Kota Bandung. Selain itu, tentunya minat tinggi pada sejarah Sunda. Salah satu karyanya adalah artikel tentang sebuah peta kuno yang ditemukannya di Ciela: De Kaart van Tjiela Timbanganten.

Untuk cerita lebih banyak, ayo bergabung dalam tour Mengenal Riwayat Preangerplanters, hari Minggu, 17 Januari 2016. Berangkat dari Kedai Preanger, Jl. Solontongan 20-D, Buahbatu, Bandung 40264, pukul 07.00.

Biaya kesertaan Rp.250rb. Pendaftaran ke 0896-8095-4394.

 

Blog at WordPress.com.

Up ↑